Solinas untuk menggunakan istirahat untuk memperbaiki perjuangan Chiefs

Kaizer Chiefs yang tengah kesusahan alami pukulan tubuh lagi diakhir minggu dengan kekalahan semi final MTN8 untuk perpanjang perjalanan tiada piala mereka serta lihat status mereka menjadi club Afrika Selatan yang sangat popular serta sangat sukses tergelincir lebih jauh. Cuma ada 10 400 pemirsa di Stadion FNB gua di Johannesburg untuk lihat club tuan-rumah SuperSport United di leg ke-2. Chiefs, yang belumlah memenangi trofi saat tiga musim paling akhir, ada dalam tempat yang bermanfaat sesudah bermain seri 2-2 di leg pertama akhir minggu lantas tapi kalah pada Sabtu malam oleh gol Bradley Grobler pada menit ke-58.

Itu bermakna mereka cuma memenangi satu dari delapan laga musim ini serta kegagalan mereka untuk memenangi satu diantara lima laga liga pertama mereka dari kampanye ialah awal terburuk club yang sempat ada. Pelatih baru Giovanni Solinas telah terlihat angker, dipaksa untuk mengawali seruan menggelinding bahkan juga sesudah rangkuman dari pertemuan wartawan saat laga saat dia mencapai mikrofon lagi untuk memberitahu wartawan; “Kamu belumlah lihat Kaizer Chiefs terunggul … Kaizer Chiefs terunggul akan tiba.” Petenis Italia berumur 50 tahun saat ini mempunyai dua minggu untuk bekerja di skuadnya walau beberapa pemain akan pergi untuk pekerjaan internasional. “Kami butuh tingkatkan pekerjaan kami pada kesehatan serta keadaan fisik kami.

Lihat Juga :  Mourinho: Seharusnya United Cetak Enam Gol

Beberapa pemain mesti berusaha keras untuk memperoleh kesehatan mereka, seperti (penandatanganan baru) Lebo Manyama, tapi saya ulangilah jika saya yakin pada team ini. Ini ialah waktu yang susah buat kami.” tetapi saya yakin pada pemain saya, “Solinas menyatakan “Menurut saya saat Lebo Manyama kembali pada kesehatan penuh, kami mempunyai kesempatan bagus untuk tingkatkan serangan.” Tetapi alasan Solinas akan terdengar tidak memberikan keyakinan buat simpatisan yang lihat Chief bermain dengan malu-malu serta tampak lebih seperti team tamu yang menjaga kelebihan dibanding team yang bermain di muka fans mereka sendiri serta telah dengan dua gol tandang di saku mereka.

“Saya tidak suka lewat cara kami bermain di set pertama,” imbuhnya. “Pada set pertama gabungan kami tidak positif tapi di set ke-2 kami bermain tambah lebih baik. Beberapa pemain berupaya serta mereka tampil di set ke-2. Sayang sekali kami kemasukan gol. Ini ialah kekecewaan, untuk semua di club serta keluarga Chiefs karena kebanyakan orang ingin masuk ke final. Kami memerlukan final ini tapi kami kehilangan peluang untuk memenangi trofi. ” Sukses paling akhir Chiefs ialah titel liga pada tahun 2015 dibawah Stuart Baxter, saat ini pelatih timnas Afrika Selatan. “Kita mesti maju … ini hidup … ini sepakbola,” kata Solinas.

Lihat Juga :  Reaksi Striker Belgia Setelah Lakukan Selebrasi Konyol

“Saya sudah ada disini enam minggu serta saya tidak mempunyai tongkat sihir. Kami mesti berusaha keras, kami perlu waktu tapi saya suka dengan beberapa pemain karena, menurut saya, di hari esok kesempatan ini akan memberikan (beberapa simpatisan ) kenikmatan. “Saya fikir kami bisa tingkatkan tapi saya meyakini. Saya sedih dengan akhirnya tapi saya yakin … saya yakin pada team ini. ” Chiefs setelah itu pergi ke Cape Town City di liga pada 15 September saat mereka akan mencari untuk mengusung diri mereka keluar dari lesu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Casino | Agen Sbobet | Agen Judi | Judi Online | Judi Bola | Agen Poker | Agen Togel All Rights Reserved. Frontier Theme