Romelu Lukaku Dibela Paul Pogba

Gelandang Manchester United, Paul Pogba bela bekas rekanan segrupnya, Romelu Lukaku. Pemain dari Belgia itu jadi korban rasial waktu bela Inter Milan menantang Cagliari di Sardegna Ajang, Senin (2/9/2019). Lukaku mendapatkan ejekan dari fans team musuh sebelum menyelesaikan penalti di menit ke-72. Sesudah cetak gol, cemoohan yang diterima Romelu Lukaku makin menjadi-jadi. Suara yang mirip monyet dilemparkan oleh supporter Cagliari. Bahkan juga ada banyak pelaku simpatisan Cagliari yang mengacung jari tengah pada Lukaku. Permasalahan itu mengundang perhatian Paul Pogba.

//cialis-online-lowestprice.com/valverde-bantah-cadangan-rakitic/

Gelandang Tim nasional Prancis itu menyentuh supporter yang melakukan tindakan rasis butuh tempuh pendidikan lebih baik . Masalahnya Pogba memahami benar bagaimana rasa-rasanya dihina oleh supporter. Ia terima pelecehan rasial di sosial media sesudah tidak berhasil menyelesaikan penalti waktu menantang Wolverhampton Wanderers. “Pendidikan ialah kunci, tidak jadi masalah bila Anda sekolah ataukah tidak. Kembalilah ke kelas-kelas serta belajar sekitar yang Anda dapat, karenanya akan membimbing jalan hidup Anda ke depan,” catat Paul Pogba dalam account Instagram-nya.Romelu Lukaku tidak tinggal diam hadapi pelecehan itu.

Barcelona gagal mendapatkan tiga poin

Pemain anyar Inter Milan itu minta club serta federasi dan basis sosial media untuk menyatu serta ambil sikap menantang tindakan rasialis. “Beberapa pemain dalam beberapa waktu paling akhir sudah menanggung derita pelecehan ras, seperti saya tempo hari. Sepak bola ialah permainan yang dapat di nikmati oleh kebanyakan orang serta kita tidak bisa terima semua bentuk diskriminasi yang akan membuat permainan kita malu,” catat Romelu Lukaku dalam account Instagram kepunyaannya, Senin (3/9/2019).

Lihat Juga :  Jadwal Pertandingan Grup A Sepak Bola Asian Games 2018, Rabu 15 Agustus

//cialisfromcanada-onlinerx.com/barcelona-harapkan-antoine-griezmann/

“Kami telah menjelaskannya sepanjang sekian tahun serta masih belumlah ada aksi. Bapak-bapak serta ibu-ibu, ini 2019, bukanlah maju, kita justru mundur serta saya fikir jadi pemain kita harus menjadikan satu serta membuat pengakuan mengenai permasalahan ini, untuk jaga permainan ini bersih serta menyenangkan buat kebanyakan orang,” sambungnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Casino | Agen Sbobet | Agen Judi | Judi Online | Judi Bola | Agen Poker | Agen Togel All Rights Reserved. Frontier Theme