Kroasia terbang tinggi untuk menaklukkan Denmark

Kroasia terbang tinggi untuk menaklukkan Denmark – NIZHNY NOVGOROD, Rusia, 29 Juni (Reuters) – Kroasia pergi ke laga paling akhir Minggu ke-16 melawan Denmark dengan rekor 100 % di Piala Dunia ini namun Denmark bersumpah untuk melepas citra menjemukan mereka serta mengakibatkan surprise.

Dipertaruhkan dalam laga di Stadion Nizhny Novgorod, tempat yang sama dimana Kroasia menaklukkan Argentina 3-0 di set penyisihan group, merupakan perempat final melawan bekas juara dunia Spanyol atau host kompetisi Rusia.

Didampingi oleh playmaker memiliki pengalaman Luka Modric, Kroasia juga menaklukkan Nigeria serta Islandia untuk memuncaki Group D serta saat ini mengimpikan menjadi sangat baik dari tampilan mereka di kompetisi 1998 dimana mereka sampai semi final.

Lihat Juga :  Memilih Mesut Ozil di skuat Piala Dunia Jerman mungkin merupakan kesalahan - Bierhoff

” Saya berumur sembilan tahun. Saya ingat ibu saya berteriak didalam rumah waktu kami cetak gol, ” kata bek Dejan Lovren, mengingat kemenangan Kroasia 2-1 atas Belanda pada 1998 yang mengamankan tempat ke-3.

” Kami dapat menaklukkan itu, tentu, namun kami perlu keberuntungan. Kami mempunyai lawan yang baik di set selanjutnya, itu akan susah. ”
Tidak hanya cetak gol jarak jauh yang mengagumkan melawan Argentina, Modric sudah tersebar di Rusia, seperti rekanan senegaranya Ivan Rakitic. Namun ‘penjaga lama’ sudah diperlengkapi oleh generasi yang lebih muda – seperti Ante Rebic, Mateo Kovacic serta Marcelo Brozovic – yang semua bermain di liga-liga top Eropa.
The Danes, selain itu, suka untuk selalu terbang dibawah radar walau pada laga tidak terkalahkan 17-pertandingan.

Lihat Juga :  Identitas kemenangan Spanyol utuh saat mereka memukul Argentina selama enam dalam kemenangan ramah

Sesudah cuma cetak dua gol dalam menavigasi jalan mereka keluar dari Group C menjadi runner-up, Denmark mengharap untuk buka di hari Minggu.
Mereka juga berupaya untuk menyamakan perolehan mereka di tahun 1998 waktu mereka sampai perempat final sebelum saat ditaklukkan oleh Brasil dalam tampilan terunggul Piala Dunia.

Pelatih Denmark Age Hareide sudah menjanjikan style yang lebih menghibur, menyerang melawan Kroasia sesudah fans mereka sendiri mencela mereka dalam laga melawan Prancis. Karena itu daya kreatif, ia akan sangatlah tergantung pada pemain kunci Christian Eriksen.

” Kami ketahui jika kami tidak terlihat seperti grup yang sangat menakutkan untuk dilawan, ” kata gelandang Thomas Delaney.
” Kami tidak kalah 5-0 dengan coba bermain sepakbola tiki-taka. Namun beberapa orang semestinya tidak punya kebiasaan lihat kami bermain seperti yang kami kerjakan waktu melawan Prancis. Tidak sering kami bermain semacam ini, serta laga melawan Kroasia bisa menjadi tontonan yang sangatlah berlainan. ” (Editing oleh Peter Rutherford)

Lihat Juga :  Gareth Bale membangun pilihan terbaik Real Madrid untuk kehidupan setelah Ronaldo

Baca Juga Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Casino | Agen Sbobet | Agen Judi | Judi Online | Judi Bola | Agen Poker | Agen Togel All Rights Reserved. Frontier Theme