Lionel Messi dihukum karena keunggulannya dengan penghargaan FIFA

Pada tahun 2006, Fabio Cannavaro dinobatkan menjadi Pemain Terunggul Dunia FIFA Tahun Ini. Bek Real Madrid itu menangkis pertarungan dari rekanan setimnya Zinedine Zidane serta Ronaldinho dari Barcelona untuk memperoleh penghargaan sesudah memenangi Piala Dunia bersama dengan Italia musim panas itu. Ronaldinho kolega saat itu, Lionel Messi, seseorang remaja memiliki rambut floppy, bahkan juga tidak diatas 10, ditambah lagi di tribune. Itu ialah terakhirnya Messi tidak tampil di tiga besar, sampai Senin, yakni saat tersingkap jika Cristiano Ronaldo, Luka Modric serta Mohamed Salah membuat rincian pendek tiga pemain untuk FIFA The Best Award tahun 2018. Pada beberapa tahun semenjak Cannavaro memenangi hadiah individu paling atas dalam sepakbola, Messi sudah jadi hanya satu peralatan yang berkelanjutan di tribune.

Baca Juga : James Milner dan Sadio Mané memberi Liverpool kemenangan di 10-man Crystal Palace

Lihat Juga :  Ketika Piala Dunia semakin dekat, semua AS adalah masa depan

Bahkan juga, dia tidak pernah mengakhiri di dua paling atas, memenangi penghargaan dalam beberapa samaran lima kali serta kehilangan pada enam peluang – sekali ke Kaka serta lima kali ke lawan Ronaldo. Dalam delapan dari 11 musim itu, pemenang ikut sudah memenangi Liga Champions. Kaka menang dengan Milan pada 2007; Messi menang dengan Barca pada tahun 2009, 2011 serta 2015; serta Ronaldo mengusung trofi pada 2008 bersama dengan Manchester United serta satu kali lagi pada 2014, 2016 serta 2017 bersama dengan Real Madrid. Pengecualian untuk ketentuan ialah Messi pada tahun 2010 serta 2012 serta Ronaldo pada tahun 2013. Dalam semasing dari tiga tahun pemain terunggul dalam dunia, per skema voting FIFA, mengetuk di empat besar. Nampaknya jelas, lalu, kenapa Messi temukan dianya digosok dari rincian tamu untuk pesta FIFA tahun ini, yang akan berjalan di London akhir bulan ini: kekurangan Barca di Liga Champions, dan kekecewaan dengan Argentina di Dunia Cangkir.

Lihat Juga :  Cristiano Ronaldo Terus Diminta Kembali ke Real Madrid

Baca Juga : Dapatkah Nyasha Mushekwi akhirnya menyerah untuk Zimbabwe?

Sesaat FIFA menuturkan jika hadiah tahunannya “memberi penghargaan terunggul di tiap-tiap kelompok, tiada melihat kejuaraan atau berkebangsaan, untuk perolehan mereka semasing saat periode dari 3 Juli 2017 sampai 15 Juli 2018,” jelas jika itu tidak benar. Liga Champions – serta terkadang kompetisi internasional, walau nampaknya tidak tahun ini mengingat tidak terdapatnya pemain Prancis dalam rincian pendek – jauh melewati apapun yang dikerjakan pemain di negeri. Finalis tahun ini? Modric dari Madrid, Juve’s Ronaldo (yang disebut Ronaldo Madrid sampai sekarang ini) serta Salah Liverpool semua dipertunjukkan di final Piala Eropa awal musim panas ini.

Lihat Juga :  Usain Bolt: Cristiano Ronaldo menginspirasi saya

Baca Juga : José Mourinho menyesalkan sikap pemain setelah Serigala bermain

Mungkin menuturkan kenapa Messi, walau bersikukuh jika kemuliaan kolektif ialah prioritasnya atas tiap-tiap kehormatan individu, begitu putus harapan untuk memenangi Liga Champions musim ini. Pemain dari Argentina, saat ini 31 tetapi masih tetap pemain mengagumkan Barca, mengutamakan dalam pidato sebelum laga Piala Joan Gamper menantang Boca Juniors pada bulan Agustus jika arah penting musim ini mengalahkan Eropa. Hampir seperti janji untuk beberapa simpatisan, seakan-akan ia menjelaskan “kami akan membawa trofi ini kembali pada Camp Nou.” Ini ialah janji yang ia tegaskan di hari Senin dalam satu interviu dengan Radio Catalunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Casino | Agen Sbobet | Agen Judi | Judi Online | Judi Bola | Agen Poker | Agen Togel All Rights Reserved. Frontier Theme