Klopp Sebut RB Salzburg Seperti Adik Bagi Liverpool

Jurgen Klopp memandang style main RB Salzburg benar-benar seperti dengan Liverpool serta menyebutkan mereka seperti adik buat The Reds. Salzburg bisa menjadi musuh ke-2 Liverpool di matchday ke-2 Group E Liga Champions. Laga itu akan digelar di Anfield. Di pertandingan pertama, Salzburg tampil memberikan keyakinan. Menantang Genk, wakil Austria itu sukses menang mutlak 6-2. Liverpool sendiri akan berupaya bangun di pertandingan ini. Karena mereka awalnya kalah dari Napoli 2-0.

http://sildenafilgeneric-bestrx.com/berita-bola/ketika-fabregas-puji-pemain-18-tahun-milik-chelsea/

Klopp selanjutnya menganalisa perform team bimbingan Jesse Marsch itu. Disebutkannya, Salzburg ialah team yang muda tetapi dipenuhi beberapa pemain dengan bakat mengagumkan. Dia menyebutkan mereka seperti adik buat Liverpool. Hal itu tidak terlepas dari style main mereka yang sama juga dengan The Reds. “[Mereka] Semua benar-benar berpotensi, benar-benar muda, benar-benar menyenangkan dan semangat. Mereka betul-betul mempunyai gagasan yang pasti, mungkin gagasan yang paling jelas dalam sepakbola dunia,” kata Klopp pada Liverpoolfc.com.

Jadon Sancho Disarankan Tidak Pindah ke MU

“Ralf Rangnick meningkatkan suatu hal di club yang berlainan di Jerman: ini semua mengenai mendesak serta mendesak balik. Anda bisa menjelaskan jika mereka lihat diri mereka benar-benar dekat sama Leipzig, tapi saya fikir filosofi itu didasarkan pada beberapa hal yang kami kerjakan di Jerman di waktu dulu dengan Mainz serta Dortmund serta di sini di Liverpool. “Mereka seperti ‘adik laki-laki’ bila anda ingin mengatakan semacam itu. Itu membuat, seperti kita tahu, benar-benar susah sebab mereka akan bertahan dengan semua yang mereka punya, mereka sudah menanti berlama-lama untuk masuk ke Liga Champions,” serunya.

tapi Setidaknya Masih Punya Aubameyang

Selanjutnya, Klopp meramalkan pertandingan ini akan berjalan susah buat Liverpool. Jadi dia mengharap semua pemain kelak masih tampilkan performnya dengan optimal. “Saya fikir mereka tidak berhasil sembilan atau 10 kali di set kwalifikasi paling akhir, mereka ialah juara berantai di Austria tapi selanjutnya tidak dapat mengerjakannya tapi cukup mengagumkan dalam dua tahun paling akhir di Liga Eropa,” pujinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Casino | Agen Sbobet | Agen Judi | Judi Online | Judi Bola | Agen Poker | Agen Togel All Rights Reserved. Frontier Theme