Claudio Ranieri Berduka Atas Kepergian Pemilik Leicester

Claudio Ranieri turut berduka atas kepergian sang pemilik Leicester City, yaitu Vichai Srivaddhanaprabha. Peramu strategi berkebangsaan Italia itu terasa begitu terguncang saat dengar Vichai Srivaddhanaprabha meninggal dalam satu kecelakaan helikopter. Menjadi info yang terpenting untuk didapati dalam artikel ini, Ranieri sendiri terdaftar menjadi pelatih ke-3 yang dipekerjakan Vichai semenjak beli Leicester City pada tahun 2010 kemarin. Dimana bekas pesepak bola dari Negeri Pizza itu sah ditunjuk pada periode 2015 – 2016 untuk jadi alternatif Niegel Person. Di Leicester, Ranieri memang kerja tidak kelamaan sebab pada Februari 2017 dianya sah dikeluarkan. Akan tetapi meskipun cuma ada sesaat di club itu, Ranieri sendiri terasa dianya sangatlah dekat dengan Vichai sebab kepribadian baik entrepreneur asal Thailand itu.

Baca Juga : Tendangan Rodrigo mengarah ke Valencia melawan Atletico Madrid

Seperti yang dikutip dari situs Fox Sports di hari Rabu, 31 Oktober 2018 tempo hari, Ranieri menjelaskan jika dianya begitu terasa susah saat dengar berita duka cita itu yang memang demikian mengagetkan keberadaannya. Pria berusia 67 tahun itu memandang, kebanyakan orang tentunya tahu figur pemilik Leicester City itu menjadi orang baik. Dimana dianya tetap berlaku positif dan mempunyai potensi membuat orang di seputar yang mencintainya lihat semua dengan jelas. Kebanyakan orang tahu kebenaran masalah hal tersebut. Claudio Ranieri ikut memberikan, saat sang pemilik club hadir ke ruangan ubah pemain, dianya tetap menjelaskan perihal – perihal positif serta demikian sebaliknya, belum pernah ada kecaman yang terlontar dari mulutnya sampai kini.

Lihat Juga :  Sarri Kaget, Taktik Rafa Benitez Tidak Seperti di Serie A

Baca Juga : Sopir Taksi Laporkan Bendtner ke Polisi

Lalu Ranieri juga membuka satu cerita yang tetap diingat olehnya yakni saat memperoleh surprise ulang tahun dari Vichai. Pria kelahiran Roma, Italia pada tangal 20 Oktober 1951 itu bercerita, sesudah dianya berulang tahun, Vichai juga hadir ke ruangan ubah dengan membawa satu kue yang besar. Sesudah itu ia membuat kebanyakan orang bernyanyi lagu ulang tahun untuk Ranieri. Tentunya hal tersebut membuat Ranieri terasa jadi orang yang begitu cemerlang serta tiap-tiap ia menyentuh suatu, juga bakal jadi lebih baik dari mulanya. Tentunya gabungan kerja sama pada Ranieri serta Vichai akan selalu dikenang beberapa orang sebab kesuksesan Leicester jadi juara Liga Inggris musim 2015 – 2016 kemarin. Ranieri mengutarakan dengan tegas jika Vichai ialah orang yang memiliki fungsi besar sekali pada prestasi itu.

Lihat Juga :  Lionel Messi dihukum karena keunggulannya dengan penghargaan FIFA

Baca Juga : Lucas Torreira juga mendorong klaimnya untuk memulai Liga Premier

Arah penting Ranieri pada pertama kalinya hadir ke Leicester ialah sekedar hanya bertahan di Liga Inggris. Akan tetapi dalam sebenarnya, kebanyakan orang tahu apakah yang telah direngkuh Leicester untuk kali pertamanya di selama riwayat pada musim itu. Claudio Ranieri menyebutkan figur Vichai mempunyai peran begitu penting atas diraihnya titel itu. Karena dianya memang tetap datang 30 menit sebelum pertandingan untuk menjumpai serta merangkul kebanyakan orang. Ia adalah figur yang tidak banyak bicara tetapi tetap tampak suka sebab senyum merekah di mukanya. Selesai diberhentikan oleh pihak manajemen Leicester City, Ranieri juga akan memutuskan untuk melatih FC Nantes pada musim 2017 – 2018. Sesudah itu, Ranieri juga kembali diberhentikan di akhir musim serta s/d saat ini dianya belumlah masuk dengan club manakah juga. Tentunya kepergian pemilik Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha demikian membuat dianya terasa terguncang saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Casino | Agen Sbobet | Agen Judi | Judi Online | Judi Bola | Agen Poker | Agen Togel All Rights Reserved. Frontier Theme